Tergugat PT. Citra Sawit Mandiri Memasuki Babak Baru Di Pengadilan Negeri Rantau Parapat

Tergugat PT. Citra Sawit Mandiri Memasuki Babak Baru Di Pengadilan Negeri Rantau Parapat

Spread the love

 

Beritaimn.com. Labuhan Batu – Untuk sekian kalinya mediasi dilakukan, kali ini mediasi dilakukan oleh Hakim Mediator, dan sampai Hakim menutup sidang langkah mediasi dinyatakan gagal pada saat sidang untuk kedua kalinya. Jumat (28/07/2023).

Dari informasi yang didapat Oleh media ini, sebelum nya pada tanggal 13 Juli 2023 yang lalu Hakim menjalankan amanat yang sudah diatur dalam undang-undang yaitu melakukan aturan yang mana menurut PERMA No 1 Tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi Di Pengadilan.

Dari dasar tersebut maka Hakim Mediator membuka sidang dan masing-masing pihak dianjurkan untuk berdamai dengan cara masing masing antara pihak penggugat dan Tergugat serta mengajukan permintaan secara tertulis yang kemudian dibacakan dihadapan Hakim Mediator.

Dari pantauan Media ini, Pihak tergugat ll (Dua) yaitu Bupati Labuhan Batu atau Kuasanya tidak terlihat hadir (Mangkir) pada saat sidang yang sudah diagendakan Hari Ini.

Sedangkan, Pihak dari PT. Citra Sawit Mandiri (CSM) menolak membayar ganti kerugian sebagaimana yang disarankan oleh Hakim Mediator pada sidang sebelumnya.

Penggugat yaitu Masyarakat Desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan Batu melalui Kuasa Hukumnya Dedek Gunawan SH., MH, kepada Media ini dengan tegas menyatakan bahwa Dirinya tidak gentar akan tantangan dari tergugat I untuk melanjutkan persidangan dengan memeriksa pokok perkara, hal tersebut disampaikan oleh tergugat 1 dihadapan Hakim mediator.

” Saya tidak akanĀ  berkompromi dalam menegakkan keadilan apa lagi menyangkut Masyarakat yang terzolimi,”.

Karena, dengan cara mediasi sudah kita tempuh namun itu gagal, dan kita semua ketahui bahwa media adalah cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan Para Pihak dengan dibantu oleh Mediator,” ujarnya.

Bang Gunawan menerangkan bahwa,” dalam proses mediasi, terdapat 3 (tiga) tahapan yaitu tahap pra mediasi, tahap pelaksanaan mediasi, dan tahap akhir implementasi mediasi,”.

Lebih lanjut Bang Gunawan, begitu sapaan akrabnya menambahkan bahwa pada saat sidang pembuktian nanti, Saya berkeyakinan Masyarakat adalah pemilik lahan yang sah atas tanah yang diduga dirampok oleh PT CSM dan tanah tersebut akan kembali pada pemilik aslinya.

” sebelum nya Masyarakat hanya menuntut hak terkait Plasma, Dugaan penguasaan lahan Masyarakat oleh PT CSM, ganti rugi lahan, CSR , dan lainnya,”

” Akan tetapi mengapa pihak dari PT CSM tidak menerima tuntutan dari Masyarakat, dan hanya janji- janji manis saja, ini ada apa, apa ada campur tangan dari pihak-pihak tertentu?.

Kami meminta agar para pemangku kebijakan dan penegak hukum di Negeri ini dapat membantu persoalan yang tengah dihadapi oleh Masyarakat Desa Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan Batu dan para Hakim dapat menegakkan Keadilan yang seadil-adilnya terkait permasalahan ini,” tutup Bang Gunawan.

***