Peringatan 1 Muharram 1445 Hijriah, Mesjid Sidratul Muntaha Gelar Tausiyah

Peringatan 1 Muharram 1445 Hijriah, Mesjid Sidratul Muntaha Gelar Tausiyah

Spread the love

 

Beritaimn.com. Pekanbaru – Warga Perumahan Alifa RW 21 Jalan Sentosa Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, mengadakan peringatan 1 Muharam 1445 Hijriah. Acara dilaksanakan Ba’da Isya berlangsung di Mesjid Sidratul Muntaha, 12 Muharram atau hari Sabtu malam (29/07/2023).

Dari pantauan Media ini, tampak seluruh Warga RW 21 yang berada di Perumahan Alifa sangat antusias mengikuti peringatan 1 Muharram 1445 H tersebut, acara diawali dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh ananda Lulu Albiliwana yang berusia 12 Tahun, ananda Lulu merupakan peraih juara 1 lomba MTQ Anak-anak Putri beberapa waktu yang lalu.

Acara dihadiri oleh Ketua RW 21 Bpk. Nasip, Ketua RT O1 Edi Saputro, Ketua RT 02, 03 dan 04, Penceramah Ustadz Ulfajri, M.Pd., Ketua Mesjid Sidratul Muntaha Bpk. Sutarno, Tokoh Ulama Ustadz Mashuri, Guru pengajar santri mesjid Ustadz Halim Fuady Siregar, Tokoh Masyarakat, Pemuda- Pemudi, dan seluruh Masyarakat yang ada di perumahan Alifa RW 21.

Ceramah memperingati 1 Muharram 1445 H ini bertema” Momentum Muhasabah Diri Dan Semangat Hijrah Menuju Rahmatan Lil’alamin,”.

Dalam isi ceramahnya Ustadz Ulfajri mengatakan dihadapan Warga yang hadir bahwa pentingnya kita menjaga pandangan dan hendaklah kita melihat yang baik baik, jangan sampai kita sampai melakukan hal- hal yang dilarang (maksiat) oleh agama Kita.

” Mata adalah kuncinya hati, dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepada perbuatan zina. “Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya.” (QS. An-Nur [24]: 30-31) ujar Ustadz Ulfajri.

Imam Ghazali, mengatakan bahwa,” taubat yang baik adalah taubat yang memenuhi tiga kriteria. Pertama, meninggalkan dosa-dosa, berjanji tidak mengulangi, dan menyesali diri atas dosa-dosa yang diperbuat,” pungkas Ustadz.

Lebih lanjut Ustadz Ulfajri menerangkan dalam ceramahnya bahwa, Kita harus hijrah, merubah sikap, karena tanda Orang itu banyak dosa salah satu nya yaitu malas menjalani ibadah dan gemar melakukan maksiat.

Dalam Ayat Al- Qur’an tentang hijrah di jalan Allah sudah dijelaskan didalam Q.S Al- Baqarah: 218, yang berbunyi :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

” Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Lanjutnya,” Kalau kita menjauhi semua larangan Allah SWT maka kita akan diberikan (Sabiqoh) hidup yang tidak akan pernah susah. Sabiqoh melambangkan pesona dan karisma, punya gagasan, tidak malas, dan berkerja keras, karena sifat malas itu adalah sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT,”.

Acara berlangsung sukses dan diakhiri dengan pemberian santunan anak yatim yang serahkan langsung oleh ketua Mesjid Sidratul Muntaha Bpk. Sutarno, santunan anak yatim dibagikan pertiga bulan, santunan berasal dari jamaah Mesjid Sidratul Muntaha. red.

(**