DPD Riau LSM BARA-API Apresiasi Bareskrim Polri Dengan Ditetapkannya Panji Gumilang Sebagai “Tersangka”

DPD Riau LSM BARA-API Apresiasi Bareskrim Polri Dengan Ditetapkannya Panji Gumilang Sebagai “Tersangka”

Spread the love

 

BeritaIMN.com. Pekanbaru – Beberapa Minggu terakhir ini Dunia Maya atau pun di hampir semua Media Elektronik, Cetak, dan Online di Indonesia dihebohkan dengan kasus yang dianggap sebuah penistaan agama terutama oleh umat Islam di Negara Indonesia.

Semua Para Tokoh Umat Islam yang ada di Indonesia dan MUI Sepakat apa yang diajarkan di Pondok Pesantren Al- Zaitun terhadap para Santrinya telah menyimpang dari ajaran Islam.

Terkait hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Riau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Anti Korupsi (BARA API) Mengapresiasi gerak cepat Bareskrim Polri Menangkap Pimpinan Pondok Pesantren Al- Zaitun Panji Gumilang.

Kepada Media ini, Ketua DPD Riau LSM BARA-API Jasril Rz didampingi oleh Sekretaris nya Daeng Johan dan Bendahara nya Heri Xinamo, saat ditemui di sekretariatnya Jalan Garuda, Kota Pekanbaru, mengatakan bahwa langkah Pihak Kepolisian sangat cepat dan tepat dengan menangkap Panji Gumilang, kemudian diperiksa selanjutnya ditetapkan menjadi tersangka. Rabu (2/8/2023).

” Kalau ini dibiarkan berlarut- larut maka akan menimbulkan kegaduhan ditengah- tengah Masyarakat karena ini menyangkut soal akidah ataupun Agama dan ini tidak bisa ditolerir lagi,” ujar Jasril Rz.

Lanjutnya,” LSM BARA-API Riau juga meng- apresiasi terhadap berbagai elemen masyarakat yang telah menggelar aksi damai beberapa Minggu terakhir ini, agar Panji Gumilang ditangkap dan aktivitas di Pondok Pesantren Al- Zaitun segera dibubarkan,”.

Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris DPD Riau LSM BARA-API Daeng Johan yang menyebutkan bahwa seluruh kegiatan atau pun aktivitas keagamaan (Agama Islam) banyak yang menyimpang dan tidak sesuai dengan ajaran dan syariat Islam.

” Sekali lagi Kami dari DPD Riau LSM BARA-API, mengapresiasi kepada Bareskrim Polri Tindak Pidana Umum (Tipidum) karna pada pukul 21.15 WIB (1/8) penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan disertai penetapan sebagai tersangka terhadap Panji Gumilang,” pungkas Daeng Johan.

Dari informasi yang didapat oleh media ini, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro di Mabes Polri, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Panji dengan status sebagai tersangka.

Menurut Dirtipidum penetapan tersangka diputuskan seusai pemeriksaan terhadap Panji. Selepas pemeriksaan, penyidik langsung melakukan gelar perkara.

” Pada gelar perkara tersebut dihadiri penyidik, kemudian dari Propam, Itwasum, Divkum, dan Wassidik. Hasil dalam proses gelar perkara semua menyatakan sepakat untuk menaikkan Saudara Panji Gumilang menjadi tersangka,” ungkap Dirpidum.

Perlu kita ketahui bahwa, Panji Gumilang dilaporkan oleh Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP) ke Bareskrim Polri pada Jumat malam, 24 Juni 2023. Panji dilaporkan atas kasus dugaan penistaan agama.

Laporan FAPP tercatat dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/163/VI/2023/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 23 Juni 2023.red.

(**